Berapa jangka waktu panen kroto, apakah setiap hari,
minggu, bulan? Pertama kali budidaya ternak kroto anda hanya mempunyai satu
toples sarang semut rangrang yang dapat dari alam. Tentunnya tidak bisa
langsung di panen, karena kroto saya ambil semua sebelum anda masukkan ke dalam sarang kroto toples. Dimana
untuk membuktikan apakah semut rangrang yang kita ternak mau produksi dan
menghasilkan telur yang nantinya akan terlihat. Ada ratunya loh…..
Kemudian anda biarkan selama satu bulan baru bisa menghasilkan kroto siap
panen.
Setelah tahu menghasilkan telur semut, akhirnya mencoba
menambah lagi toples plus ratu semut rangrang di setiap sarang. Alhasil waktu
panen jadi berkurang. Berhubung sarang semut rangrang sudah berkurang dan
langka di jumpai di daerah anda. Eksperimen saya hentikan sementara menunggu
dapat pasokan lagi dari alam, penjual kroto dan pemburu kroto. Sedangkan hasil
kroto, anda hanya di konsumsi untuk kalangan sendiri. Sekedar informasi
sekarang pasokan kroto untuk kota klaten (khususnya) di dominasi dari luar
kota. Kadang kadang sih.
Jika sobat hanya mempunyai satu toples untuk proses panen
kroto akan membutuhkan waktu lama. Berbeda kalau mempunyai sarang semut
rangrang banyak. Anda bisa kumpulkan kroto dari setiap sarang, nanti hasilnya
pasti lebih banyak. Misalkan saja 50-100 toples semut rangrang peluang
untuk hasil kroto juga lebih banyak dan jangka waktu panen
kroto yang di butuhkan akan lebih pendek.
Masa telur hingga berubah menjadi semut sekitar 25 -30
hari. Masa panen yang baik pada usia telur 17-22 hari ( sudah berukuran beras )
Kesimpulan:
Apabila ternak kroto jangan tanggung, perbanyak sarang
semut rangrang supaya dapat hasil yang memuaskan.
Anda bisa mengatur jadwal sendiri, kapan waktu untuk
panen kroto. Apakah setiap hari, minggu atau bulan.