Sebenarnya Griya Kroto pernah menyinggung dalam
pelatihan tentang berapa lama semut membuat sarang di toples. Kalau nanti ada
kesempatan akan saya buat buku panduan saja ya. Proses setelah mengambil sarang
tentu memindahkan semut kedalam toples. Setelah semut pertama kali berada di
toples tentu akan terlihat berantakan, setelah sekiranya aman dan nyaman baru
membuat sarang. Bagi yang belum tahu pasti akan bertanya tanya kapan ya semut
ini mau membuat sarang?
Berdasarkan pengalaman Griya Kroto selama bereksperimen
bahwa semut sendiri setelah di pindah kedalam toples akan langsung membuat
sarang tetapi masih belum kelihatan. Karena jaringnya masih kelihatan tipis dan
belum terlihat jelas. Itupun masih dalam bentuk kecil. Seiring dengan proses
nantinya akan menjadi tebal dan besar. Jika koloni atau semut yang kita
masukkan banyak. Kita hanya menunggu satu hari saja pasti nanti akan kelihatan.
Pembentukan sarang atau jaring tentu harus memenuhi
beberapa syarat. Diantaranya harus ada larva atau telur yang belum menjadi
kroto atau pupa. Seumpama anda memasukkan koloni tanpa adanya larva tentu tidak
akan bisa membuat sarang atau jaring. Dalam pembuatan sarang atau jaring semut
menggunakan air lendir larva. Saya sendiri juga gak tahu dari mana berasalnya
apakah dari mulutnya atau yang lain. Pokoknya jaring di buat dari badan larva (
bukan pupa atau krotonya).